Matangkan Langkah ke Nasional, MTsN 2 Kota Payakumbuh Gelar Karantina Intensif Peserta OSN-P

 

Payakumbuh – MTsN 2 Kota Payakumbuh terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berprestasi melalui program karantina dan pembinaan intensif bagi peserta Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Program ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas keberhasilan dua siswi MTsN 2 Kota Payakumbuh yang terpilih mewakili Kota Payakumbuh pada ajang OSN-P tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Pembinaan intensif diawali pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026 yang dipusatkan di Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh. Selama tiga hari, peserta mengikuti pendalaman materi, pembahasan soal-soal olimpiade tingkat lanjut, serta simulasi OSN-P bersama para pembina untuk meningkatkan kemampuan akademik dan kesiapan menghadapi kompetisi.

Selanjutnya, pembinaan memasuki tahap karantina yang berlangsung pada 3 hingga 6 Juli 2026 di Simpang Ompek Homestay. Dalam program ini, MTsN 2 Kota Payakumbuh menghadirkan narasumber dari UIN Mahmud Yunus Batusangkar guna memberikan penguatan materi, strategi penyelesaian soal, serta berbagi pengalaman dan motivasi kepada peserta.

Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh, H. Yarisman, menyampaikan bahwa program karantina merupakan bentuk nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi akademik peserta didik sekaligus mempersiapkan generasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Program ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi akademik sekaligus mencetak generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. Dengan adanya karantina, kami berharap peserta dapat lebih fokus dan tenang dalam mengikuti setiap proses pembelajaran. Bahkan, kami menghadirkan narasumber dari UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai bagian dari ikhtiar terbaik untuk mempersiapkan mereka menghadapi OSN-P,” ujar H. Yarisman.

Ia menambahkan, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup penguatan mental, pembentukan karakter, serta peningkatan motivasi agar peserta memiliki rasa percaya diri, semangat juang, dan daya tahan yang kuat dalam menghadapi persaingan.

Program karantina ini semakin penting mengingat jadwal pelaksanaan OSN-P tingkat Provinsi mengalami penundaan dari semula 9 Juli 2026 menjadi 20–23 Juli 2026. Perubahan jadwal tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh MTsN 2 Kota Payakumbuh untuk memberikan pembinaan yang lebih komprehensif sehingga peserta memiliki kesiapan yang lebih matang.

Melalui program pembinaan dan karantina intensif ini, MTsN 2 Kota Payakumbuh berharap dua siswi terbaiknya mampu memberikan hasil terbaik, mengharumkan nama Kota Payakumbuh dan Provinsi Sumatera Barat, serta melangkah ke tingkat nasional pada ajang Olimpiade Sains Nasional Tahun 2026.
(rp_humas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *