Payakumbuh – MTsN 2 Kota Payakumbuh kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui kampanye “Tolak Gratifikasi”. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama serta menanamkan budaya antikorupsi kepada seluruh warga madrasah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyebarluasan informasi edukatif kepada seluruh warga madrasah, baik guru, tenaga kependidikan, peserta didik, maupun masyarakat. Kampanye ini mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menolak segala bentuk gratifikasi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan mencederai nilai-nilai kejujuran.
Dalam materi sosialisasi, MTsN 2 Kota Payakumbuh menekankan empat prinsip utama pencegahan gratifikasi, yaitu No Bribery (tidak melakukan suap-menyuap dan pemerasan), No Kickback (tidak menerima maupun memberi komisi atau tanda terima kasih), No Gift (tidak menerima atau memberikan hadiah yang bertentangan dengan ketentuan), serta No Luxurious Hospitality (tidak memberikan atau menerima jamuan yang berlebihan).
Selain itu, madrasah juga mengajak seluruh warga untuk berani melaporkan apabila menemukan praktik gratifikasi atau tindakan yang bertentangan dengan aturan. Langkah ini menjadi bentuk nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang akuntabel, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.
Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh H. Yarisman menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh civitas madrasah berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, tanpa gratifikasi, serta mengedepankan nilai kejujuran dan transparansi dalam setiap pelayanan.
Melalui kampanye ini, MTsN 2 Kota Payakumbuh berharap dapat memperkuat budaya integritas di lingkungan madrasah sekaligus menjadi teladan dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang bersih, profesional, dan terpercaya. Dengan semangat “Berani Jujur, Tolak Gratifikasi”, madrasah optimis mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Agama.
(rp_humas)

