
Lubuak Batingkok – MTsN 2 Kota Payakumbuh menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak prestasi akademik dengan menggelar Karantina Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi sekaligus persiapan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) pada 17–19 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Shago Bungsu 2, Lubuak Batingkok ini diikuti oleh peserta didik yang akan mewakili Kota Payakumbuh pada ajang OSN tingkat Provinsi Sumatera Barat untuk bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika.
Program karantina diselenggarakan sebagai upaya memberikan pembinaan yang lebih terarah dan intensif agar peserta memperoleh bekal akademik maupun mental sebelum menghadapi kompetisi. Selama tiga hari, para peserta mengikuti pendalaman materi, pembahasan soal berstandar olimpiade, latihan berpikir analitis, serta simulasi penyelesaian masalah yang dibimbing langsung oleh para pelatih berpengalaman.
Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh, H. Yarisman, menegaskan bahwa pelaksanaan karantina merupakan wujud nyata keseriusan madrasah dalam mempersiapkan peserta didik meraih prestasi terbaik.
“Karantina ini merupakan bentuk ikhtiar dan keseriusan madrasah dalam meraih prestasi. Melalui pembinaan yang lebih intensif, kami berharap siswa dapat lebih fokus menerima materi dari para pelatih sehingga memiliki kesiapan yang lebih matang saat mengikuti OSN tingkat provinsi,” ungkapnya.
Keseriusan tersebut dibuktikan dengan menghadirkan tujuh pelatih berkualitas, terdiri atas dua dosen Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok dan lima pelatih OSN tingkat Sumatera Barat. Tim pelatih yang mendampingi peserta meliputi Rika Rahmi, Ilal Hadiyatis, Anwar, Riki Efendi, Rahmat Ilham, Chairul Amri, dan Taufiqurrahman. Kehadiran para pelatih diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam sesuai standar kompetisi olimpiade.
Melalui karantina ini, MTsN 2 Kota Payakumbuh menargetkan peningkatan penguasaan materi, kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta kesiapan mental dan rasa percaya diri peserta didik dalam menghadapi persaingan di tingkat provinsi. Pembinaan juga menjadi bagian dari persiapan menuju Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) sehingga kemampuan akademik siswa terus berkembang secara berkelanjutan.
Dengan semangat pembinaan yang terencana dan dukungan penuh dari madrasah, MTsN 2 Kota Payakumbuh optimistis mampu mengukir prestasi yang lebih tinggi. Target besar yang diusung tahun ini adalah mengantarkan peserta didik lolos ke tingkat nasional, sekaligus mengharumkan nama Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, dan madrasah di kancah kompetisi sains nasional.
(rp_humas)


