Kakanwil Kemenag Sumbar Resmikan Sistem Absensi Digital SABDA di MTsN 2 Payakumbuh

Payakumbuh — Transformasi digital terus diperkuat MTsN 2 Payakumbuh melalui peluncuran Sistem Absensi Berbasis Digital (SABDA), Rabu (9/9/2026). Inovasi ini menjadi langkah nyata madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih modern, efektif, efisien, dan terintegrasi.

Peluncuran SABDA berlangsung di MTsN 2 Payakumbuh dan diresmikan langsung oleh Kakanwil Kemenag Sumatera Barat H. Mustafa, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Sumbar H. Tan Gusli, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh H. Hendri Yazid, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Payakumbuh H. Jufrimal, Kepala MTsN 2 Payakumbuh H. Yarisman bersama unsur pimpinan madrasah.

Kepala MTsN 2 Payakumbuh, H. Yarisman, menyampaikan bahwa SABDA dirancang untuk memudahkan proses pencatatan sekaligus pemantauan kehadiran siswa secara cepat dan akurat, termasuk memberikan akses informasi kepada orang tua.

“SABDA merupakan inovasi modern yang memudahkan proses pencatatan dan pemantauan kehadiran siswa. Sistem ini juga terhubung dengan orang tua sehingga informasi kehadiran dapat diterima secara lebih efektif dan efisien,” ungkap H. Yarisman.

Tidak hanya berfungsi sebagai sistem absensi, SABDA juga dilengkapi sejumlah fitur terintegrasi, di antaranya dashboard informasi siswa, kartu pelajar berbasis QR Code, serta pemindaian absensi digital yang saling terhubung dalam satu sistem.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumatera Barat H. Mustafa mengapresiasi langkah MTsN 2 Payakumbuh yang terus menghadirkan berbagai inovasi, salah satunya melalui penerapan sistem absensi berbasis digital SABDA.

Ia menilai inovasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama, khususnya Asta Protas Kementerian Agama RI, dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, terintegrasi, serta mendorong digitalisasi tata kelola.

Peluncuran SABDA menegaskan komitmen MTsN 2 Payakumbuh untuk terus bergerak maju mengikuti perkembangan zaman. Digitalisasi tidak hanya menjadi tuntutan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya madrasah meningkatkan kualitas layanan, transparansi, dan keterhubungan antara madrasah dengan orang tua dalam mendampingi pendidikan siswa.
(rp_humas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *