Payakumbuh, 13 Maret 2026-Lantunan takbir yang menggugah jiwa membahana di lingkungan Madrasah pada Jumat pagi. Mengakhiri rangkaian proses pembelajaran di bulan suci, seluruh civitas akademika berkumpul khidmat untuk melaksanakan Praktik Shalat Idul Fitri berjamaah. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ustadz H. Fakhry Emil Habib, Lc, M.H., sebagai bekal spiritual dan edukasi tata cara ibadah yang sempurna bagi seluruh siswa dan staf menjelang hari kemenangan.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan sesi edukasi. Ustadz H. Fakhry Emil Habib memaparkan dengan detail rukun, sunnah, hingga adab-adab shalat Id. Beliau menekankan bahwa praktik ini penting agar saat hari raya tiba, seluruh jamaah dapat beribadah dengan penuh keyakinan dan kekhusyukan sesuai tuntunan sunnah Rasulullah SAW.
“Shalat Id adalah syiar kemenangan. Mari kita laksanakan dengan hati yang tunduk dan penuh syukur atas nikmat Ramadhan yang telah kita lalui,” ujar beliau di sela-sela bimbingan praktik tersebut.
Usai pelaksanaan praktik shalat yang tertib, acara dilanjutkan dengan prosesi Penutupan Pesantren Ramadhan 1447 H. Suasana haru sekaligus semangat terasa saat tema kegiatan, “Akhir Kegiatan, Awal Perubahan, semoga pesantren Ramadhan menjadikan kita pribadi yang lebih bertaqwa“, digaungkan.

Setelah rangkaian praktik shalat usai, acara dilanjutkan dengan prosesi Penutupan Pesantren Ramadhan 1447 H. Dalam kesempatan ini, Kepala Madrasah memberikan arahan strategis sekaligus motivasi kepada seluruh civitas akademika. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan Pesantren Ramadhan tidak diukur dari selesainya acara, melainkan dari perubahan perilaku setelahnya.
“Sesuai dengan tema kita, ‘Akhir Kegiatan, Awal Perubahan’, saya berharap nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, dan kesabaran yang ditempa selama di madrasah ini tidak luntur saat Ramadhan berlalu. Jadikan hari ini sebagai titik start untuk menjadi pribadi yang lebih bertaqwa dan bermanfaat bagi sesama,” tegas Kepala Madrasah dalam sambutannya yang penuh semangat.
Panitia menyampaikan bahwa berakhirnya jadwal pesantren bukan berarti berakhir pula semangat ibadah. Sebaliknya, momen ini adalah titik start bagi seluruh civitas akademika untuk membawa kebiasaan baik dari bulan Ramadhan ke bulan-bulan berikutnya. Harapan besarnya, madrasah singkat ini benar-benar mencetak pribadi yang lebih disiplin, jujur, dan bertaqwa.
Sebagaimana pesan yang tersirat dalam tema tahun ini, semoga setiap sujud yang dilakukan dalam praktik tadi menjadi pengingat bahwa ketaatan kepada Allah SWT bersifat selamanya. Mari kita melangkah keluar dari gerbang Pesantren Ramadhan ini dengan hati yang baru dan tekad yang lebih kuat untuk menjadi pribadi muttaqin.
Selamat menyongsong Idul Fitri 1447 H, semoga Allah SWT menerima seluruh amal shaleh kita. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. (mayy_humas)

