Payakumbuh — Kemajuan madrasah tidak lahir dari kerja satu pihak. Dibutuhkan sinergi antara madrasah, komite, dan orang tua untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus mendorong peserta didik meraih prestasi. Semangat itulah yang mengemuka dalam Rapat Komite MTsN 2 Kota Payakumbuh yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Payakumbuh, H. Hendri Yazid, Senin (31/8/2026).
Rapat yang berlangsung di Masjid MTsN 2 Kota Payakumbuh tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara pihak madrasah, komite, dan orang tua/wali murid dalam mendukung berbagai program pendidikan di madrasah.
Kegiatan dihadiri Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh, H. Yarisman, Kaur TU Ihda Wahyuni, para Wakil Kepala Madrasah, Ketua dan Pengurus Komite Madrasah, serta orang tua/wali murid.
Mengawali kegiatan, Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh, H. Yarisman, memaparkan sejumlah perkembangan madrasah, khususnya dalam peningkatan pelayanan pendidikan. Perkembangan tersebut mencakup penyediaan dan peningkatan fasilitas pembelajaran serta berbagai pembinaan yang telah mendorong lahirnya prestasi peserta didik.
“Alhamdulillah, madrasah terus berupaya meningkatkan pelayanan pendidikan, baik melalui fasilitas belajar maupun pembinaan prestasi peserta didik. Namun, ikhtiar ini tentu membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama komite dan orang tua,” ujar H. Yarisman.
Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan peserta didik tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah. Peran orang tua di rumah dan dukungan komite menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang baik.
“Kita ingin anak-anak tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, komunikasi dan kerja sama antara madrasah dengan orang tua harus terus diperkuat,” tambahnya.
Sementara itu, Kakankemenag Kota Payakumbuh, Dr. H. Hendri Yazid, D.Pd.I., MM, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi tiga unsur utama dalam pengelolaan dan pengembangan madrasah.
Ia mengibaratkan hubungan antara madrasah, komite, dan orang tua seperti filosofi Minangkabau Tigo Tungku Sajarangan. Ketiga unsur tersebut memiliki peran masing-masing, tetapi harus saling menguatkan untuk mencapai tujuan bersama.
“Madrasah, komite dan orang tua harus berjalan bersama. Ketiganya memiliki peran penting dalam menciptakan madrasah yang maju dan bermutu,” ungkap Hendri Yazid.
Menurutnya, rapat komite merupakan momentum untuk membangun komunikasi yang terbuka serta menyatukan persepsi antara pihak madrasah dan orang tua. Berbagai program dan kebutuhan madrasah perlu dibicarakan secara bersama sehingga keputusan yang dihasilkan dapat menjadi kesepakatan yang membawa manfaat bagi peserta didik.
Kakankemenag juga mengapresiasi perkembangan dan berbagai capaian yang telah diraih MTsN 2 Kota Payakumbuh. Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui dukungan seluruh warga madrasah dan orang tua.
“Semoga rapat komite ini dapat menghasilkan kesepakatan dan keputusan yang baik demi kemajuan madrasah,” harapnya.
Dengan dibukanya rapat tersebut, Kakankemenag Kota Payakumbuh secara resmi memulai agenda Rapat Komite MTsN 2 Kota Payakumbuh. Forum selanjutnya dimanfaatkan untuk membahas berbagai program dan kebutuhan madrasah serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Melalui sinergi yang kuat antara madrasah, komite, dan orang tua, MTsN 2 Kota Payakumbuh terus berkomitmen membangun madrasah yang unggul, berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia.
(rp_humas)


