Suasana Khidmat Pesantren Ramadhan Day 2: Ceramah Birrul Walidain Sentuh Hati Para Peserta

Payakumbuh, Selasa 24 Februari 2026 — Kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H Day 2 kembali berlangsung dengan khidmat di Masjid Mutawahidah Talawi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan keislaman selama bulan suci Ramadhan. Pada hari kedua ini, para peserta mendapatkan siraman rohani melalui materi islami bertema Birrul Walidain yang disampaikan oleh Ustaz Adil Syadli. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai ketaatan dan bakti kepada orang tua sebagai wujud keimanan kepada Allah SWT.

Sejak pagi hari, suasana masjid telah dipenuhi oleh para siswa yang hadir dengan wajah cerah dan semangat Ramadhan. Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an bersama, dilanjutkan dengan tausiyah inti yang menjadi fokus utama pada hari kedua ini. Dalam ceramahnya, Ustaz Adil Syadli menyampaikan bahwa birrul walidain bukan sekadar bentuk sopan santun, tetapi merupakan perintah langsung dari Allah SWT yang kedudukannya setelah perintah tauhid. Beliau menegaskan bahwa ridha Allah bergantung pada ridha orang tua. Dengan bahasa yang lembut dan menyentuh hati, beliau mengajak para siswa untuk merenungkan kembali pengorbanan ayah dan ibu yang tak terhingga sejak dalam kandungan hingga dewasa.

Beliau juga memberikan contoh konkret sikap berbakti kepada orang tua di era modern, seperti berkata dengan tutur kata yang santun, membantu pekerjaan rumah tanpa diminta, mendoakan kedua orang tua setiap selesai salat, serta menjaga nama baik keluarga di mana pun berada. Para siswa tampak khusyuk menyimak materi, bahkan beberapa terlihat haru ketika disampaikan kisah-kisah inspiratif tentang perjuangan orang tua. Suasana semakin hidup ketika sesi interaktif dibuka. Para siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman tentang cara mereka membahagiakan orang tua. Hal ini menjadi refleksi bersama bahwa keberhasilan seorang anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari akhlaknya kepada kedua orang tua.

Pesantren Ramadhan Day 2 ini menjadi momentum berharga untuk menguatkan karakter dan akhlak mulia para siswa. Melalui materi Birrul Walidain, diharapkan tumbuh kesadaran mendalam bahwa surga terletak di bawah telapak kaki ibu dan ayah adalah pintu terbaik menuju ridha Allah SWT. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi benar-benar membekas dalam hati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari jadikan Ramadhan sebagai madrasah pembentuk akhlak, sehingga lahir generasi yang cerdas, beriman, dan berbakti kepada orang tua.

“Ya Allah, jadikanlah kami anak-anak yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tua kami dan Engkau ridha kepada kami.” (mayy_humas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *