
Payakumbuh — MTsN 2 Kota Payakumbuh secara resmi menutup kegiatan In House Training (IHT) bertema Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Kurikulum Berbasis Cinta, dan Kokurikuler dalam Mewujudkan Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan penutupan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini berlangsung di Aula SMAN 2 Payakumbuh, setelah dua hari pelaksanaan intensif sejak 24–25 Januari 2026.
Acara penutupan berlangsung khidmat dan tertib, dipandu oleh Hanifa Muslimah selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fauziyah Auliyah, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Surya Nofri Yandi.

Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Ketua Pelaksana IHT yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Alridha Nashrah. Dalam laporannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan IHT ini. Secara khusus, apresiasi disampaikan kepada narasumber Darwin dari MAN IC Padang Pariaman atas materi yang luar biasa, inspiratif, dan aplikatif selama dua hari pelaksanaan kegiatan, sehingga memberikan wawasan baru serta penguatan kompetensi bagi para guru. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kepala Madrasah MTsN 2 Kota Payakumbuh atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan, para pengawas madrasah Yenti Murni dan Yossi Amelia yang setia mendampingi kegiatan selama dua hari, serta Kaur Tata Usaha Ihda Wahyuni yang telah memfasilitasi seluruh administrasi kegiatan dengan baik.
Alridha Nashrah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru peserta IHT yang telah mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh komitmen. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi penyegaran sekaligus penguatan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh, Yarisman. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan IHT ini merupakan bagian dari tekad kuat madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi guru. Menurutnya, pembelajaran yang berkualitas hanya dapat terwujud jika guru terus dibekali dengan ilmu, wawasan, dan strategi pembelajaran yang relevan dengan karakter peserta didik yang beragam.
Kami berharap materi yang diberikan para pemateri dapat menjadi modal berharga bagi guru dalam mendidik dan membimbing siswa. Madrasah akan terus berupaya meningkatkan kemampuan guru melalui kegiatan-kegiatan serupa yang direncanakan minimal satu kali dalam tiga bulan, ungkap Yarisman.

Penutupan resmi kegiatan dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh yang diwakili oleh Pengawas Madrasah, Yossi Amelia. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas gebrakan kinerja Kepala Madrasah dan unsur pimpinan MTsN 2 Kota Payakumbuh. Menurutnya, semangat dan energi positif yang ditunjukkan oleh kepala madrasah mampu membangun sinergi yang berkesinambungan di lingkungan madrasah.
Ia juga mengapresiasi kerja nyata Kepala Madrasah yang meskipun masih dalam masa tugas yang relatif baru, sekitar dua bulan, telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Yossi Amelia berharap seluruh guru dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari narasumber selama kegiatan IHT di sekolah masing-masing, termasuk para guru redis yang dinilai memiliki kompetensi baik untuk bersama-sama memajukan madrasah.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, MTsN 2 Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk terus bergerak maju, memperkuat kualitas pembelajaran, dan mewujudkan madrasah yang bermutu serta berdaya saing.
(rp_humas)

