Payakumbuh — Bukan sekadar mengenal adat melalui teori, MPK/OSIM MTsN 2 Payakumbuh turun langsung mempraktikkan Alua Pasambahan Makan bersama tokoh adat Minangkabau, M. Arif Dt. Bijo Nan Itam, Rabu (23/9/2026) di Musola Kampus Hijau MTsN 2 Payakumbuh.
Kegiatan tersebut diikuti pengurus MPK/OSIM dengan didampingi pembina Engki Ariga dan Nadiyah Ulfah. Praktik langsung ini menjadi bagian dari upaya madrasah mengenalkan tata krama adat sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya Minangkabau kepada generasi muda.
Dalam penyampaiannya, M. Arif Dt. Bijo Nan Itam menegaskan bahwa praktik Alua Pasambahan Makan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bertutur dalam adat, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai-nilai karakter, pelestarian sastra lisan Minangkabau, serta penguatan identitas budaya dan adat.
«“Praktik alua pasambahan makan ini menjadi sarana pewarisan nilai-nilai karakter, pelestarian sastra lisan Minangkabau, serta penguatan identitas budaya adat,” ujarnya.»
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Payakumbuh, H. Yarisman, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan niniak mamak di lingkungan madrasah menjadi langkah penting untuk menjembatani keterbatasan pendidikan formal dalam mengajarkan tata krama tradisional kepada generasi muda.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Payakumbuh terus mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memperkuat adab, karakter, dan identitas budaya peserta didik. Dengan menghadirkan tokoh adat secara langsung, nilai-nilai Minangkabau diharapkan tetap hidup dan diwariskan di tengah generasi muda.
(rp_humas)

