Payakumbuh — Upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan lingkungan madrasah bebas asap rokok terus diperkuat MTsN 2 Payakumbuh. Bekerja sama dengan Puskesmas Tarok, Tim Kesiswaan MTsN 2 Payakumbuh menggelar skrining perilaku merokok bagi anak usia muda, Kamis (24/9)
Skrining tersebut diikuti oleh seluruh siswa laki-laki. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh petugas Puskesmas Tarok, Angelina Agustin dan Dian Permata Sari, dengan menggunakan Smokerlyzer, alat yang digunakan untuk membantu memverifikasi paparan karbon monoksida (CO) pada seseorang sebagai bagian dari skrining perilaku merokok.
Waka Kesiswaan MTsN 2 Payakumbuh, Faldika Fakhriadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
“Ini merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan bebas asap rokok,” ujar Faldika.
Menurutnya, kolaborasi dengan Puskesmas Tarok menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menciptakan peserta didik yang sehat. Ia menyebutkan, untuk wilayah Kota Payakumbuh, Puskesmas Tarok menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang memiliki perangkat Smokerlyzer tersebut.
Kepala MTsN 2 Payakumbuh, H. Yarisman, menyambut baik pelaksanaan skrining tersebut. Madrasah mendukung penuh kolaborasi bersama Puskesmas Tarok sebagai bagian dari upaya preventif dan edukatif dalam menjaga kesehatan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Payakumbuh tidak hanya mendorong siswa untuk menjauhi rokok, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari pembentukan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkualitas.
(rp_humas)

